Gaya Hidup Straight Edge

•April 29, 2008 • Leave a Comment

Apabila orang awam terkadang memandang musik rock identik dan lumrah dengan hal-hal ‘negatif’ seperti alkohol dan drugs, sepertinya cap atau image tersebut tidak selamanya benar. Apalagi banyak media yang hanya menyorot dan menjual berita tentang perihal tersebut saja. Tentunya dalam hal ini harus ada penengahnya. Ya, sebuah wacana yang dapat memberikan pandangan baru kepada orang awam bahwa musik rock memiliki movement lain yang positif disamping kepopuleran jargon: “sex, drugs & rock and roll”. Disini kita akan membahas tentang Straight Edge.

Apa itu Straight Edge?
Straight Edge adalah gaya hidup (life style) yang bersikap abstain terhadap pengkonsumsian alkohol, rokok, drugs dan free sex. Gaya hidup Straight Edge mencoba untuk memberikan alternatif baru di scene punk/hardcore yang sempat identik dengan kebiasaan mabuk dan berakhir rusuh. Ya, paham Straight Edge memang lahir dari komunitas punk/hardcore. Berawal dari lagu yang berjudulu “Straight Edge” dari band Minor Treath tahun 1981. Sang frontman, Ian Mackaye memiliki pandangan bahwa harus ada perubahan positif di scene punk/hardcore. Isi lirik dalam lagu Straight Edge intinya adalah ada hal yang lebih baik daripada mabuk dan mengkonsumsi narkoba lalu berakhir ‘tumbang’ di acara konser. Sampai akhirnya judul lagu tersebut dijadikan gaya hidup bagi mereka yang sepaham dengan isi dari liriknya. Ide tentang Straight Edge juga sebenarnya sudah ada di dalam lagu-lagu band protopunk tahun 70′an yakni The Modern Lovers. Namun untuk istilah Straight Edge sendiri memang di adaptasi dari judul lagu Minor Threat. Pada awalnya paham Straight Edge berkembang di wilayah Washington D.C dan New York, sampai akhirnya berkembang juga di Canada.

Demam yang Semakin Mewabah Bernama Game

•April 26, 2008 • Leave a Comment

Jika dahulu game hanya menjadi monopoli anak kecil, lain halnya dengan yang terjadi sekarang. Kini sudah bukan hal aneh lagi jika seorang ayah dapat duduk berjam-jam bersama anaknya dalam adu kecepatan sebuah game. Dan inilah yang terjadi saat ini, game bukan monopoli anak kecil lagi.

Yang namanya game saat ini sudah bisa dibilang sebagai mainan universal. Mulai dari balita, anak muda sampai dengan orang dewasa pun sudah tidak merasa asing lagi dengan yang namanya game. Jika dahulu orang mungkin hanya mengenal GameWatch atau pun GameBoy, kini orang dapat memilih beragam media permainannya. Untuk bermain game, saat ini kita tinggal memilih, ingin memakai komputer desktop saja (PC) atau melalui laptop, atau dapat juga melalui perlengkapan game pabrikan seperti PlayStation atau Xbox. Bahkan saat ini PlayStation juga telah mengeluarkan perlengkapan game-nya tersebut dalam versi personal, yang disebut PSP. Sepintas, PSP sendiri mungkin mengingatkan kita pada era GameBoy, dimana sebuah game dapat dimainkan dimana pun melalui sebuah alat yang ukurannya hanya agak lebih besar dari sebuah handphone. Perlengkapan pendukung permainan yang ditawarkan pun sekarang sangat beragam, mulai dari mouse & keyboard standart, QuickCam, headset, joystick, gamepad, racing wheel, PlayGear, dan lain sebagainya.

Seolah ingin semakin dapat terserap dengan baik oleh semua kalangan usia, game pun dibuat dengan berbagai tingkat kesulitan. Mulai dari level ‘Beginner’ sampai dengan ‘Advance’-pun dibuat untuk disesuaikan dengan tingkat kemahiran si pemain. Kalau sudah begini, maka game-pun mungkin juga sudah dapat dimainkan oleh balita hingga orang dewasa. Masing-masing telah dibuatkan porsi permainan mereka.

Masih tentang porsi permainan, tidak hanya tingkat kesulitan saja yang disediakan secara beragam. Tipe permainan sendiri juga disediakan secara beragam. Mulai dari ‘career’ atau yang bersifat karir personal, hingga yang bersifat kompetisi dimainkan dengan banyak kompetitor atau musuh juga ada. Dan yang semakin menarik lagi dari perkembangan game adalah sifat personalisasi. Entah itu dalam jenis game balapan, perang hingga sepakbola, setiap pemain dimungkinkan untuk mendandani mobil, atau mengatur siasat perang, atau juga menyusun team atau kesebelasan sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Hal yang sangat luar biasa, karena pemain diijinkan untuk mempersonalisasikan diri mereka dalam setiap game yang dimainkan. Hal ini semakin mendekatkan imajinasi pemain ke dalam bentuk real virtual sebuah game.

Lalu sejauh mana kategori game berkembang? Kategorisasi game sendiri berkembang dengan sangat luas. Saat ini tersedia berbagai macam kategori game. Mulai dari kategori game balapan seperti MotoGP, F1, Need For Speed, Colin McRae Rally; kategori game pertarungan atau perang seperti Counter Strike, Sniper Elite, Black Hawk Down, Mercenaries; juga kategori game pertandingan olah raga seperti FIFA, Championship Manager, Football Manager, Winning Eleven, NBA, SreetBall; dan masih banyak kategori game lain yang juga beredar di pasaran. Semuanya dibuat untuk sedapat mungkin memanjakan selera konsumen, dalam hal ini adalah para gamers.

Hal yang kemudian mungkin menjadi pertanyaan adalah, manfaat apa yang dapat kita peroleh dari bermain game? Ide awal dari sebuah game pastinya adalah sebagai media hiburan. Dan pastilah hampir semua game dibuat sebagai hiburan. Tentang bagaimana seseorang justru menjadi stress karena terus menerus kalah saat bermain game, itu lain soal. Namun seharusnya seperti juga pada olah raga yang bersifat kompetitif, seharusnya game juga dapat membantu para pemainnya untuk belajar sportif. Sportifitas sendiri merupakan nilai positif yang diharapkan terkandung dari sebuah game. Seperti juga dalam kehidupan sehari-hari, tidak selamanya kita ‘menang’, namun juga tidak selamanya kita ‘kalah’. Semuanya harus diusahakan dengan baik seperti halnya pada game. Manfaat lain yang mungkin kurang disadari adalah aspek kecerdasan dan reflek saraf yang sebenarnya juga sedikit banyak terasah dalam sebuah game, terutama game yang bersifat sangat kompetitif. Itulah mengapa kini juga banyak dikembangkan game edukasi untuk anak-anak, karena dengan belajar melalui visualisasi yang menarik diharapkan semangat anak untuk belajar akan lebih terpacu. Selain itu manusia juga mempunyai sifat dasar lebih cepat mempelajari segala sesuatu secara visual-verbal. Itulah mengapa game sebenarnya juga baik jika dilibatkan dalam proses pendidikan (game edukasi).

Namun jangan salah, game juga mempunyai beberapa pengaruh kurang baik dalam perkembangan anak kecil, oleh karena itu sebisa mungkin menghindarkannya dari game yang bersifat merusak atau destruktif. Untuk anak kecil tetaplah game edukasi yang terbaik, namun jika ingin menambahkan kategori lain dalam ‘menu hidangannya’, cukuplah untuk memberikan kategori olah raga atau balapan saja.

Menyadari peluang bisnis dari industri ini semakin potensial, maka tak mengherankan jika banyak perusahaan yang mulai membuat konsep online untuk menjaring lebih banyak dolar ke dalam kantong mereka. Dan kemudian inilah yang terjadi saat ini, sebuah game tidak hanya dimainkan secara personal maupun jaringan beberapa komputer saja, namun juga bisa dapat dimainkan secara massal bersama orang di seluruh dunia yang mengaksesnya. Kita bahkan bisa bermain dengan orang yang tidak kita kenal sekalipun. Bahkan ada pula perusahaan yang tidak segan-segan memberikan fitur ‘transaksi’ untuk game online ini. Yup, jual beli pun sudah merambah dalam game online. Ini merupakan bukti bahwa manusia dan imajinasinya merupakan hal yang tak terpisahkan.

Secara cerdik perusahaan-perusahaan game ini telah berhasil membuat orang yang bermain melakukan hal-hal realistik untuk mendukung imajinasi virtualnya. Tidak hanya bertransaksi dalam game online, atau berperang secara online, bahkan berbohong pada orang tua demi beberapa jam di game center pun mungkin akan dilakukan. Memang secara moral perusahaan-perusahaan ini tidak bisa disalahkan, semua kembali kepada bagaimana kita menerima perkembangan teknologi ini. Karena setiap kemajuan teknologi akan selalu membawa dampak dan konsekwensinya masing-masing.

Pertumbuhan Internet dari Waktu ke Waktu

•April 26, 2008 • Leave a Comment

Jika membicarakan tentang sejarah Internet, maka tidak akan pernah lepas dari ARPANET dan NSFNET (The US National Science Fundation). Kedua jaringan ini merupakan penggagas jaringan Internet yang kini kita gunakan. Pada tanggal 1 Januari 1983 TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi. Sejak ARPANET dan NSFNET digabungkan, maka pertumbuhan penggunaaan jaringan ini semakin banyak. Kemudian pada pertengahan tahun, masyarakat mulai memandang kumpulan-berbagai macam jaringan ini sebagai Internet.
Perkembangan Internet kian marak pada tahun 1990 dimana kumpulan jaringan ini telah bertumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Tahun 1992 kurang lebih tercatat 1 juta host telah terkumpul di Internet. Menurut Paxson, pada tahun 1995 terdapat banyak backbone, ratusan jaringan regional, puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna. Disinyalir jumlah ini terus bertambah dua kali lipat setiap tahunnya. Secara sederhana pada awal pemakaiannya Internet mempunyai empat aplikasi utama sebagai berikut:

* Email

* News

* Remote Login

* Transfer File

Seiring dengan berjalannya waktu pada tahun 1990 Internet lebih banyak dipakai di kalangan akademis dan pemerintahan, hingga kemudian diumumkan aplikasi WWW (World Wide Web) yang sangat membantu kalangan non akademis ke jaringan. Selain itu WWW juga memungkinkan pembuatan sejumlah halaman informasi yang dihubungkan dengan link-link satu sama lain, disertai oleh gambar, suara, dan video.

AMD vs Intel : Perlawanan Sebuah Prosesor Tangguh

•April 26, 2008 • Leave a Comment

Tidak bisa dipungkiri, persaingan pasar prosesor akhir-akhir kian memanas dengan dua kubu sebagai pemain utama persaingan, yaitu Intel yang telah lama mendominasi pasar dan AMD yang baru-baru ini banyak meluncurkan produk yang unjuk kerjanya cukup mengancam dominasi Intel.

Tanpa memihak pada Intel maupun AMD, dan membiarkan Anda mengerti sebagai konsumen, persaingan keras kedua perusahaan ini untuk mendominasi pasar dari musim ke musim berikutnya tidak selalu membuat produk dari perusahaan yang satu menjadi lebih baik dari produk perusahaan yang lain, begitu pula sebaliknya.

Sebenarnya akan lebih baik jika mempunyai pilihan ketiga, namun sayangnya semua teknologi terbaik dari Transmeta masih diperdebatkan keabsahan HAKI-nya. Masih saja tentang proses penghematan energi yang dianggap lebih penting pada setiap perbandingan unjuk kerja dari hari ke hari.

Seperti yang kita ketahui sekarang, Intel mendominasi pasar prosesor, baik dari segi harga, unjuk kerja, dan tentu saja dari segi kepastian mutu. Tentu saja pendapat ini timbul tanpa memperhitungkan AMD didalamnya.

Selama ini AMD telah lambat dalam menangani ‘kekakuan’ dalam pengembangan teknologinya, melesetnya tanggal peluncuran mungkin telah mengakibatkan AMD mati langkah dalam menghadapi pesaingnya, dan apapun hasilnya itu telah membuat AMD berhutang $5 Milyar kepada ATI di permulaan tahun ini.

Chipset AMD 690G adalah salah satu contoh sukses yang terkenal, dan jika Intel telah mengajarkan kita segalanya, semua itu menyamaratakan jalan dominasi chipset di pasar PC. AMD tidak tertidur dalam perputaran roda teknologi prosesor. Mungkin banyak terlambat, tetapi tidak mati. Saat ini AMD telah menyiapkan sebuah prosesor tangguh yang dijuluki ‘K10’, dan sebuah prosesor perbaikan dari ‘Barcelona’. Tidak banyak yang tahu tentang unjuk kerja prosesor desktop AMD yang akan datang (K10 Phenom X2 dan X4) saat ini, namun kita harus mencari tahu dengan cepat apakah ‘Agena’ dan ’Kuma’ ini akan dapat membuat Intel merugi.

Ketika banyak produk AMD yang sukses belakangan ini, maka akan banyak rekannya yang mengikuti jejaknya, sedangkan Intel menjamin bahwa kesuksesan prosesor Core 2 Duo akan menjadi rancangan sempurna bagi sebuah chipset masa depan. Seperti yang mereka katakan, “Inilah yang namanya chipset”.

Prosesor Intel Core 2 Duo adalah prosesor yang sangat efesien, nilai dengan TDP (Thermal Design Power) hanya kurang lebih setengah dari yang digunakan seri Pentium 4/D, dan dalam test pemakaian nyata menunjukkan bahwa sistem komputer yang mempergunakan Intel Core 2 Duo memang menghemat banyak tenaga.

Itu semua memang baik, hal ini sangat mengangkat Intel bukan karena selisih beberapa point kecepatannya, namun karena Core 2 Duo memang lebih cepat dan harganya yang sangat kompetitif. Mungkin nilai dari sebuah prosesor masih seringkali tidak kita perhatikan selama ini. Yang perlu diingat adalah walaupun Extreme Edition dari Intel masih dihargai sangat tinggi, namun masih dipandang sangat pantas untuk inovasi CPU desktop. Bandingkan dengan prosesor AMD yang dengan harga yang relatif sama, Intel tetap masih berada di atasnya.

Jadi sebagaimana telah dibahas di atas, sebenarnya kapankan waktu yang tepat untuk AMD ataupun Intel? Intel masih memenangkan babak ini. Intinya bahwa manuver Intel masih melebihi AMD, juga seluruh generasi prosesor ganda yang ada. Unjuk kerja Core 2 Duo memang sangat memuaskan, itulah sebabnya banyak yang merekomendasikannya.

Namun sebelum menutup pembicaraan ini, ada satu hal lagi yang harus diingat. Sepanjang perbandingan kita berdasarkan pada kesetiaan pada merk dan uji unjuk kerja saja, maka tidak akan ada banyak pilihan dari teknologi yang terbaru dan terbaik. Yang terpenting saat ini adalah jika komputer yang Anda pakai sekarang telah mampu memenuhi semua kebutuhan komputasi Anda, maka Anda tidak perlu lagi repot memilih antara Intel dan AMD.

My chemical romance:sebuah pesta tanpa Encore.

•April 26, 2008 • Leave a Comment

mcr

Lewat L.A. Concert My Chemical Romance The Black Parade, Gerrard Way cs. sukses mengundang anggota parade hitam Jakarta berkumpul di Jakarta Convention Centre.

Kamis, 31 Januari 2008. Waktu menujukkan pukul 18.30 WIB saat ribuan orang berpakaian hitam berbondong-bondong memadati area Senayan. Ada yang hanya mengenakan kaos dan celana jeans. Namun, nggak jarang juga yang mengenakan stelan marching band hitam-hitam.

Meski nggak saling kenal, mereka terlihat kompak. Saat pintu gerbang Jakarta Convention Centre (JCC) dibuka sekitar pukul 19.00, ribuan orang ini berbaris rapi. Berparade menuju sebuah ruangan yang ada di dalam gedung pertemuan itu.

Barisan parade hitam ini berhenti saat melihat set panggung yang tertata apik di depan mereka. Satu per satu, anggota parade maju. Mendekati barikade yang terpasang rapih di bagian depan panggung.

Sempat terdiam beberapa lama, ribuan anggota parade hitam itu tiba-tiba bersorak. Penyebabnya nggak lain dan nggak bukan adalah lima pemuda berpakaian hitam-hitam yang muncul di atas panggung.

Yap! Mereka adalah Gerard Way (vokal), Mikey Way (bas), Ray Toro (gitar), Frank Iero (gitar), dan Bob Bryar (drum), personil My Chemical Romance (MCR) yang memang sudah ditunggu-tunggu oleh ribuan orang berseragam hitam-hitam itu. “Jakartaaaaa…….! Jump!”

Begitulah seruan pertama Gerard Way di atas panggung. Sebuah seruan yang bisa membakar adrenalin seisi JCC yang malam itu berjumlah kurang lebih 5.000 orang. Dan, saat penonton melonjak, gelaran L.A. Concert My Chemical Romance The Black Parade resmi dimulai.

Ngebuka set-nya dengan Dissapear, MCR ngasih bukti kalo mereka memang layak diperhitungkan. Dan, saat Dead dimainkan, Gerard cs. semakin membuat penonton yakin kalo mereka adalah band yang amat berbahaya. Penyebabnya apalagi kalo bukan entakan drum C+C yang dimainkan Bob Bryar dan distorsi maksimal Gibson andalan Ray Toro yang menggema seantero venue.

“Halo, apa kabar Jakarta? Kami My Chemical Romance dan kami siap untuk mendobrak kalian semua,” ujar Gerard Way kelar memberi shock therapy lewat dua lagu pertama. Selanjutnya, barisan lagu paten macam I’m Not Okay, House of Wolves dan Kill All bergantian membuat penonton menggila.
Beberapa saat setelah mereka ngebawain lagu Kill All, kilatan lampu yang menyerupai petir dan suara gemuruh memenuhi panggung. “Death………..”



Gerard berbisik di atas panggung seakan mengajak penonton untuk mati bersamanya. Vokalis berwajah “sakit” ini langsung menyanyikan lagu Mama. Koor panjang pun langsung terdengar lantang.

Mama we all go to hell,
Mama we all go to hel,.
I’m writing this letter and wishing you well,
Mama we all go to hell……

Benar-benar sebuah konser yang sempurna. Yang merupakan perpaduan penempatan set list yang apik, permainan cahaya, dan tentu saja gerakan teatrikal dari personil MCR. Terutama, Gerard.

Malam itu, MCR benar-benar membuat penggemarnya berpesta. Banyak banget hits mereka yang digeber ke hadapan penonton. Sebut saja I Don’t Love You, Give Em Hell, Headfirst For Halos, The Sharpest Live, Prison, Teenagers, Helena, Sleep, dan Cancer. Semuanya dibawakan dengan apik dan berkelas.

Bahkan, ada juga lagu-lagu yang nggak pernah masuk album yang ikut dimainkan. Salah duanya adalah Dessert Song dan sebuah cover version lagu Motley Crue yang sempet dipopulerkan lagi sama Limp Bizkit, Home Sweet Home.
Sayangnya, MCR terlalu cepat mengakhiri konsernya. Selepas membawakan Famous Last Word, band ini langsung pamit ke belakang panggung dan nggak keluar-keluar lagi.

“We want more… We want more!” teriak penonton meminta encore.

Tapi percuma. Mereka nggak naik lagi. Yang naik panggung malah kru MCR yang sibuk ngeberesin alat.

Meskipun rada kecewa karena nggak ada encore, toh penonton nggak protes. Soalnya, selama 90 menitan, band asal New Jersey itu menampilkan sebuah konser yang amat mengesankan. Salut!

kill me

•April 19, 2008 • Leave a Comment

You make mussy me…
You make me don’t known…
And you make me at the end of one’s rope…
You refuse and concern me…
Don’t know how to for hard demolishing of your heart..
I realize i’m not perfect,me do not like as those which you wish…
You break I am with your attitude…
Do not be is you conscious have hurt me…
Tired of this heart assure you…
This love kill me…

cinta dan matiku

•April 19, 2008 • Leave a Comment

saat ku ucapkan aku…,kau tetap diam membisu…
dia yang di sisimu menghapus air matamu…
baru ku sadari semua yang kini t’lah terjadi…
kau dan aku telah terpisah di dunia yang berbeda…
kini ku t’lah rela,walau dalam perih…
kau dengan dirinya yang lama menanti…
ragaku t’lah hilang,tapi tak cintaku…
akan s’lalu setia tetap disisimu untuk menjagamu…
usah kau tangisi semua yang terjadi padaku….
lanjutkanlah hidupmu,ku kan ada disini…

“Emo”

•April 18, 2008 • 1 Comment

login to my friendster Arie e_mo. to se my emo…

login to my web www.ariehendra.webs.com

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.